Posts

Showing posts from March, 2026

Dari Etika ke Formalitas: Reduksi Makna Minta Maaf dalam Tradisi Idul Fitri

Image
Oleh: Muhammad Aska Irfani (Mahasiswa Magister Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga)  Tradisi saling minta maaf pada momentum Idul Fitri pada mulanya mengandung dimensi teologis dan etis yang mendalam dalam kerangka ajaran Islam. Ia bukan sekadar ekspresi kultural, melainkan praksis moral yang mengandaikan adanya kesadaran diri, pengakuan atas kesalahan, serta komitmen untuk memulihkan relasi yang retak. Namun, dalam konteks sosial kontemporer, praktik ini kerap mengalami reduksi makna, bergeser dari tindakan etis yang reflektif menjadi sekadar ritual simbolik yang dijalankan tanpa penghayatan yang memadai. Reduksi ini tampak dalam bentuk standardisasi ekspresi maaf yang cenderung homogen dan impersonal. Ucapan-ucapan normatif yang disirkulasikan secara massal melalui media digital memperlihatkan bagaimana permohonan maaf kehilangan dimensi afektif dan eksistensialnya. Dalam kondisi demikian, subjek tidak lagi hadir secara utuh dalam tindakan meminta maaf, melainkan sekadar...

Menimbang Makna Ramadhan: Antara Ritualitas, Konsumerisme, dan Transformasi Etis

Image
Oleh: Muhammad Aska Irfani (Mahasiswa Magister Aqidah dan Filsafat Islam, UIN Sunan Kalijaga)  Ramadhan yang akan segera berakhir menghadirkan momentum refleksi yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga etis dan sosial. Bulan ini sering dipahami sebagai periode peningkatan ibadah, namun secara kritis perlu dipertanyakan apakah peningkatan tersebut diikuti oleh pendalaman makna. Dalam praktiknya, Ramadhan kerap dijalani sebagai rutinitas tahunan yang berulang, tanpa disertai upaya serius untuk membangun perubahan kesadaran yang lebih mendasar. Puasa sebagai inti dari Ramadhan memiliki fungsi edukatif, yakni melatih pengendalian diri dan membentuk kepekaan moral. Akan tetapi, realitas menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan ritual dan perilaku sehari-hari. Tidak sedikit individu yang mampu menahan lapar dan haus, tetapi masih kesulitan mengendalikan emosi, menjaga tutur kata, dan menghormati sesama. Hal ini menandakan bahwa nilai-nilai puasa belum sepenuhnya teri...