Krisis Moral Anak Muda Di Era Milenial


Melihat era sekarang, banyak sekali problem-problem moral yang terjadi disekitar kita, terutama di kalangan anak muda. Hal itu sulit dipungkiri melihat masa sekarang sudah berbeda sekali dengan masa-masa sebelumnya. Di Era ini teknologi sangat mendominasi dikalangan anak muda, dengan perkembangan teknologi yang begitu canggih informasi pun sangat begitu cepat untuk diakses.

Masalah perilaku di tengah perkembangan digital yang dimana dengan sangat mudah diakses oleh generasi Milenial ibarat dua sisi mata pisau yang jika dimanfaatkan akan sangat berguna untuk mendongkrak kemampuan bagi penggunanya yang mana saat ini media menyajikan dan memberikan banyak informasi yang dibutuhkan oleh kebanyakan anak muda, begitupun sebaliknya jika disalahgunakan akan merugikan penggunanya maupun orang lain. Tanpa kita sadari kerisis moral tengah melanda anak muda di era milenial. Hal ini membuat kita prihatin melihat kondisi yang menimpa generasi penerus bangsa jika tetap dibiarkan akan seperti apa Indonesia kedepannya. Krisis moral saat ini lebih banyak terjadi kalangan remaja. Karena pada fase remaja, anak masih mengalami ketidak pastian dan sedang mencari jati diri yang sesungguhnya.

Kerisis moral yang terjadi dikalangan anak muda merupakan masalah yang telah meluas dan harus segera diselesaikan, karena dapat mengancam masa depan kehidupan mereka sendiri serta masa depan bangsa. Karena maju dan mundurnya suatu bangsa dapat dilihat dari anak mudanya, jika anak mudanya saja sudah berani melakukan banyak pelanggaran maka hancurlah bangsa tersebut, begitu juga sebaliknya jika anak mudanya bagus maka bangsa itu juga akan bagus. 

Beberapa faktor penyebab krisis moral anak muda di era milenial yaitu sebagai berikut: 

1. Faktor Keluarga
kenakalan anak muda banyak dilatar belakangi oleh keluarga yang broken home atau keluarga yang tidak harmonis. Dari keluarga yang tidak harmonis ini dapat memberikan dampak mental dan psikologis terhadap anak.

2. Konrol Diri yang Lemah 

Anak muda yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan tersesat pada perilaku yang tidak terpuji. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuanya.

3. Pelampiasan Rasa Kecewa 

Seseorang yang mengalami kekecewaan apabila tidak dapat mengalihkanya ke hal positif, maka ia akan berusaha mencari pelarian untuk memuaskan rasa kecewanya.

4. Pengaruh Linkungan Dan Media Masa

Seseorang yang melakukan tindakan menyimpang dapat disebabkan karena terpengaruh oleh lingkungan kerjanya atau teman sepermainanya. Begitu juga peran media massa, sangat berpengaruh terhadap penyimpangan perilaku.

        Adapun solusi yang dapat kita terapkan dalam mengatasi kerisis moral anak muda di era milenial ini yaitu:

1. Menanamkan Pendidikan Karakter Sejak Dini
2. Memilih Teman Bergaul di Lingkungan yang Tepat
3. Memperketat kontrol terhadap Anak
4. Memanfaatkan perkembangan IPTEK dengan baik
5. Meningkatkan Iman dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Oleh: M.A. Irfani

Comments

Popular posts from this blog

Menimbang Makna Ramadhan: Antara Ritualitas, Konsumerisme, dan Transformasi Etis

Dari Etika ke Formalitas: Reduksi Makna Minta Maaf dalam Tradisi Idul Fitri

Nilai-Nilai Budaya Sasak Kemidi Rudat Lombok dalam Perspektif Hermeneutika